Akhir-akhir ini banyak banget tindakan kriminal yang diduga mengarah pada isu SARA, benar atau tidak memang tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya?
Sebenarnya ini sudah menjadi permasalahan lama yang tak kunjung berenti. Konflik Ambon, tragedi Sampit, Ricuhnya Priok, hingga kasus-kasus yg serupa dg kasus di Bekasi beberapa wkt ini…
Keresahan saya pribadi adalah disaat konflik yang muncul di negara ini dikaitkan dg keberadaan kelompok tertentu (entah itu kelompok agama, kelompok adat, atau kelompok sosial tertentu) tanpa melihat lebih dalam konteks permasalahan dasarnya.
Sebagai contoh kecil, banyak kasus perkelahian muncul krn diawali oleh permasalahan pribadi atau individu, yang selanjutnya merambat pada permasalahan yang menyangkut kepentingan antar kelompok.
Dia adalah para pecundang yang gak berani menyelesaikan permasalahannya sendiri, selalu berlindung dibawah nama golongan atau kelompok tertentu. Ramai-ramai mengajak teman-temannya (yg bahkan tak tau akar permasalahannya) untuk membela kepentingan pribadi (yang mengatasnamakan kepentingan kelompok atau golongan)
KITA JANGAN MUDAH TERHASUT DAN TERTIPU OLEH DIA… Dia yg ingin merusak kedamaian, persatuan dan keindahan perbedaan di Tanah Air kita.
Hal ini yang patut diperhatikan secara seksama oleh Pemerintah ataupun kita sebagai rakyat.
Apapun AGAMA nya, apapun SUKU dan BUDAYA nya, apapun warna kulitnya, apapun bahasa daerah yang digunakannya, apapun tingkat sosialnya, dan apapun perbedaan yg ada disekitar kita, KITA TETAP SATU INDONESIA yang menjunjung tinggi rasa kemanusiaan dan toleransi antar umat manusia.